Aturan Minum

  1. Melihat dari kesaksian-kesaksian yang ada, rata-rata mereka memperoleh kesembuhan setelah meminum 1 botol 600 ml air bambu, bahkan ada yang lebih dari satu botol, bahkan beberapa botol tergantung jenis penyakit dan tingkat keparahan penyakitnya dan izin-Nya.
  2. Satu botol air bambu habiburrahman boleh diminum kapan saja, namun dianjurkan menjelang tidur pada malam hari, sesaat sesudah bangun pada pagi hari dan siang hari dalam keadaan perut kosong. Hal ini disebabkan pada saat tidur malam, tubuh manusia berada dalam proses regenerasi sel, sehingga proses penyembuhan akan lebih optimal.
  3. Untuk penyembuhan minumlah 3×1 sehari yang 120ml selama beberapa hari (misal 3-7 hari), amati apakah ada perbaikan, lakukan sampai memperoleh kesembuhan.
  4. Dimulai dengan berdoa yang kuat memohon kesembuhan, minumlah air mineral ini sambil duduk, kemudian beserah dirilah kepada-Nya. karena hanya Dia lah yang memberi kesembuhan.
  5. Yang perlu dipahami dan dipancangkan didalam hati adalah bahwa Allah memberikan penyakit dengan maksud dan tujuan tertentu yang tidak kita ketahui.
  6. Namun yang pasti kita harus berprasangka baik kepada-Nya, bahwa setiap kejadian memiliki hikmahnya. Sakit akan mengingatkan kita akan kematian, memberikan nasihat akan nikmatnya sehat, semakin mendekatkan kita pada-Nya, memberikan lahan untuk ibadah dan penghapus dosa. Allah hanya memerintahkan hambaNya untuk sabar, terus berikhtiar dan bertawakkal kepada-Nya. Titik.
  7. Meminum air bambu ini adalah salah satu ikhtiar, setitik upaya, hasilnya hanya Allah yang menentukan, serahkan hasilnya sepenuhnya pada Allah. Harus diingat bahwa tiap orang akan memperoleh hasil yang berbeda-beda.
  8. Sembuh tidak sembuh berikhtiarlah terus.
  9. Apabila diberikan kesembuhan ataupun tidak jagalah input yang masuk ke tubuh dari sesuatu yang tidak halal dan yang tidak baik (misal: jangan merokok, hindari makan-makanan yang banyak pengawet dan pewarna buatan, hindari makanan cepat saji, makanlah pada saat sudah lapar dan berhenti sebelum kenyang, makan jangan berlebihan, jangan banyak menkonsumsi obat-obat kimia kecuali darurat, banyak minum, banyak makan sayuran dan buah-buahan lokal, minum madu murni), kendalikan emosi jangan lekas marah dan stress, jangan banyak begadang, rutin olahraga, bila ngantuk tidurlah. Hal-hal tersebut diyakini akan memperbaiki tubuh.
  10. Pola hidup sehat adalah kunci dalam setiap penyembuhan: berupaya sekuatnya untuk makan minum yang mengandung nutrisi baik dan tidak mengandung zat berbahaya,  rutin olahraga, kesehatan ruhani juga perlu ditingkatkan.
  11. Sebenarnya tubuh memiliki mekanisme sendiri untuk menyembuhkan dirinya, namun pada saat ini masyarakat kita atau dunia pada umumnya sudah teracuni oleh pemikiran dan iklan-iklan obat kimia, sehingga sakit kepala sedikit langsung minum obat sakit kepala dari warung, demam atau panas sedikit langsung beli obat demam dari apotik. Padahal sesungguhnya obat kimia merupakan racun yang akan membebani organ tubuh sehingga tubuh tidak mampu mengobati penyakitnya sendiri. Obat kimia sebenarnya hanya menyembuhkan atau menghilangkan gejala penyakit tanpa mengobati akar penyebabnya. Pada akhirnya obat kimia akan menyebabkan berbagai penyakit yang tak kunjung sembuh.
  12. Obat yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW adalah bersifat herbal seperti habbatusauda (black seeds, biji jintan hitam) dan kurma. Sedangkan dalam Al Qur’an disebutkan madu murni sebagai obat. Dari sini bisa ditarik kesimpulan bahwa Allah menciptakan begitu banyak tanaman-tanaman obat untuk kita gunakan sebagai obat. Mulai saat ini jauhilah obat kimia, gunakanlah obat herbal.